Profil Ratu Bulutangkis Verawaty Fajrin: Raih 12 Emas Sea Games-Juara Dunia

  • Laporan:

SinPo.id - Setelah lama berjuang menghadapi penyakit Kanker Paru yang dideritanya, Ratu bulutangkis Indonesia, Verawaty Fajrin menghembuskan nafas terakhir, di RS Dharmais, Minggu (21/11).

Almarhumah meninggal di usia 64 tahun. Wanita kelahiran Jakarta, 1 Oktober 1957 meninggalkan seorang suami, Fadjriansyah Bidoein, seorang anak Fidyandini dan dua orang cucu.

Semasa berkarir di dunia tepok bulu, almarhumah memiliki catatan mentereng sebagai pemain. Berbagai prestasi mentereng itu membuat Verawaty Fajri hampir memiliki semua medali yang diidamkan para atlet.

Dan tentunya, yang paling tidak bisa dilupakan yakni catatanya meraih 12 Medali Emas Sea Games. Pencapaian yang sungguh luar biasa bagi seoran atlet.

Prestasi tertingginya terukir pada tahun 1979, di mana dirinya sukses menjuarai All England bersama Imelda Wigoena. Saat itu, mereka menekuk Atsuko Tokuda/Mikiko Takada (Jepang), 15-3, 10-15, 15-5 di babak final. Mereka pun menjadi pasangan ganda putri kedua Indonesia yang sukses di All England setelah Minarni/Retno Kustiyah yang melakukannya pada 1968.

Setahun setelahnya, Verawaty Fajrin juga naik ke podium pertama nomor tunggal putri di Kejuaraan Dunia IBF tahun 1980, Jakarta. Dia menjadi kampiun setelah mengalahkan rekan senegara Ivana Lie,11-1, 11-3.

Bersama Imelda pula, Vera merebut emas SEA Games Manila 1981. Masih berpasangan dengan Imelda, Vera juga sukses merebut medali emas Asian Games VIII/1978 di Bangkok. Mereka  di final mengalahkan Chiu Yu Fang/Cheng Hui Ming (China). Sebelumnya, mereka juga memenangi titel Denmark Terbuka 1978.

Sebagai catatan, Verawaty Fajrin merebut 12 emas medali emas Sea Games dari berbagai sektor yang dipertandingkan. Pada 1977, ia merebut emas dari sektor beregu Putri. Kemudian, tahun 1979 ia meraihnya di Ganda Putri plus beregu.

Kemudian, pada tahun 1981, Verawaty meraih emas tunggal putri, ganda putri serta beregu. Di edisi Sea Games tahun 1985, Verawaty meraih emas dari sektor beregu.

Berselang dua tahun kemudian, tepatnya tahun 1987, ia meraih emas di sektor ganda campuran, ganda putri serta beregu. Sedangkan pada tahun 1989, ia merebut emas untuk sektor ganda campuran plus beregu.

Di luar itu, masih banyak prestasi besar lainnya. Bersama Eddy Hartono, Vera sebelumnya juga ikut mengantarkan Indonesia memboyong Piala Sudirman 1989. Mereka menjadi penentu kemenangan tim Garuda 3-2 atas Korea Selatan di final setelah mengatasi Park Joo-bong/Chung Myung-hee, 18-13, 15-3.

Berikut deretan prestasi Verawaty Fajrin:

Tunggal Putri:

·       Juara Kejuaraan Dunia 1980

·       Finalis All England Open 1980

·       Juara SEA Games 1981

·       Juara Indonesia Terbuka 1982

Ganda Putri:

·       Juara Belanda Terbuka 1977 (Verwaty Fajrin/ Imelda Wigoena)

·       Juara Denmark Terbuka 1977-1978 (Verawaty Fajrin/ Imelda Wigoena)

·       Medali Emas Asian Games 1978 (Verawaty Fajrin/ Imelda Wigoena)

·       Juara All England 1979 (Verawaty Fajrin/ Imelda Wigoena)

·       Juara Kanada Terbuka 1979 (Verawaty Fajrin/ Imelda Wigoena)

·       Finalis Kejuaraan Dunia 1980 (Verawaty Fajrin/ Imelda Wigoena)

·       Medali Emas SEA Games 1981 (Verawaty Fajrin/ Ruth Damayanti)

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar