Sandi Harapkan 'Santripreneur Award' Jadi Pionir Pengembangan Kewirausahaan RI

  • Laporan:

SinPo.id - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, berharap kegiatan Santripreneur Award 2021 bisa menjadi pionir dalam pengembangan kewirausahaan di Indonesia.

Santripreneur Award 2021 yang diselenggarakan oleh Santripreneur Indonesia ini melombakan para santripreneur dalam tiga kategori yakni Kategori Kuliner; Kategori Industri, Perdagangan dan Jasa; serta Kategori Kreatif.

“Saya harap para nominasi Santripreneur Award 2021 baik dari kategori Perdagangan dan Jasa, Bisnis Kreatif, maupun Kuliner dapat menjadi kontributor bagi pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja baru dan peluang ekonomi, serta memungkinkan bisnis untuk memperluas pasarnya dengan melakukan  transformasi digital," kata Sandiaga saat membuka acara tersebut, kemarin.

Sandiaga menjelaskan jumlah umat muslim di Indonesia memiliki persentase sebesar 86,88%, yang di mana diharapkan mampu ikut bersaing secara nasional maupun global, terutama dalam bidang kewirausahaan.

“Saya berharap dengan adanya santripreneur bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri, menjadi pemain bukan penonton. Dan menjadi semangat nasional bersama untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas para santri di Indonesia," ujarnya. 

Santripreneur Award 2021 juga diharapkan Sandiaga bisa berkolaborasi dengan program-program Kemenparekraf, agar para santri dapat meningkatkan keahlian dan pengetahuan. Sehingga, akan menumbuhkan bibit pengusaha santri yang dapat memberikan inspirasi dan turut berperan dalam pengembangan kewirausahaan di Indonesia.

"Kami memiliki beberapa program, mudah-mudahan bisa bekerja sama dengan Santripreneur Award, dan kita bisa hadirkan seminar workshop, talkshow, dan program lainnya," ujarnya.

Lebih lanjut, Sandiaga mengajak semua pihak, terutama pesantren sebagai pusat pendidikan santri yang utama di Indonesia, terus mewujudkan semangat dalam meningkatkan kapasitas para santri, dengan tetap menjaga nilai-nilai akhlak, sosial, bisnis, dan kewirausahaan.

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar