Berlarut-larut! Demokrat Sesalkan Kekosongan Jabatan Pangkostrad

  • Laporan:

SinPo.id - Kekosongan jabatan Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) selepas diangkatnya Jenderal TNI Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf TNI AD (KSAD) mendapat sorotan.

Pasalnya, hal tersebut sangat disayangkan bila lembaga yang sangat strategis di lingkungan TNI terdapat kekosongan jabatan.

Demikian disampaikan Anggota Komisi I DPR Syarief Hasan kepada wartawan di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (11/1).

"Sangat sayang kalau lembaga yang sangat strategis di lingkungan TNI ini masih kosong," ujar Syarief.

Menurutnya, kekosongan jabatan tersebut merupakan indikasi bahwa fungsi dari Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti) tidak terencana dengan baik.

"Ini membuktikan bahwa fungsi dari Wanjakti ataupun karier penempatan setiap Pati itu tidak terencana dengan baik," katanya.

Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat itu berharap jabatan Pangkostrad dapat segera dilantik. Mengingat, lembaga tersebut sangatlah strategis.

"Jadi, supaya lebih efektif karena ini lembaga yang sangat strategis, sebaiknya segera dilantik," jelasnya.

Wakil Ketua MPR RI ini berharap, kedepan setiap pimpinan lembaga yang akan dipromosikan dapat dipikirkan juga untuk penggantinya.

"Jadi, tidak boleh kosong. Sangat disayangkan," tandasnya.

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar