Heboh Driver Ojol Diduga Dipukul Oknum Polisi, Kapolres Bogor: Saya Minta Maaf

  • Laporan:

SinPo.id - Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin mengatakan, petugas kepolisian yang memukul driver ojol saat melaporkan pencurian motor sudah diberi sanksi tegas dengan penanganan kode etik dan disiplin.

Meski tak menyebutkan identitas anggota Polsek Cileungsi yang terlibat pemukulan driver ojol tersebut, Iman memastikan oknum pelaku sudah ditindak tegas.

"Terhadap oknum anggota yang tidak maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat ini sudah diberikan sanksi dan pemeriksaan oleh Propam Polres Bogor," kata Iman melalui keterangan tertulisnya, Rabu (12/1).

Mantan Kapolres Tangsel itu memastikan bahwa laporan korban saat ini sedang ditangani dan anggota kepolisian yang berperilaku tidak baik itu juga sudah diberikan sanksi tegas ditarik dari bagian pelayanan.

Iman juga menyampaikan permohonan maafnya kepada korban atas kejadian pemukulan yang dilakukan oleh anggotanya.

"Secara Pribadi saya meminta maaf atas perilaku anggota kami yang kurang baik dalam memberikan pelayanan,” imbuhnya.

“Kami akan terbuka menerima saran dan masukan dari berbagai elemen masyarakat untuk meningkatkan kualitas pelayanan polri bagi seluruh masyarakat," tuturnya.



Permasalahan Selesai

Sementara itu, Carly, pengemudi ojek online yang laporan kehilangan motornya viral di medsos, mengaku permasalahannya sudah selesai.

"Assalamualaikum Warahmatulahi Wabarakatuh, saya Carly, driver ojol yang  mengalami kemalangan, kehilangan motor NMax, yang saat ini viral. Ahamdulilah masalah ini sudah selesai," kata Carly, Selasa (11/1).

Dia berterima kasih kepada Kapolsek Cileungsi yang sigap menanggapi persoalan ini.

"Terima kasih kepada Polsek Cileungsi, khususnya Kapolsek Andri Alam, karena responsif dan sangat positif serta menyambut saya dalam memproses urusan yang saya hadapi ini," tambahnya.

Untuk masalah dirinya dengan oknum polisi yang menolak laporannya pertama kali, Carly menyerahkan ke proses hukum.

"Semoga adanya kejadian ini, institusi kepolisian kita menjadi lebih baik," tuturnya.

Sebelumnya, Kaposek Cileungsi Kompol Andri Alam membenarkan persoalan ini sudah ditangani dengan baik.

"Kita sudah langsung mencari orang yang menjadi korban atau pelapor untuk memberi pelayanan dengan membantu yang bersangkutan untuk mengklaim asuransi kendaraannya yang menunggak 10 bulan," kata Andri.

Dia menambahkan, akun yang mengunggah masalah itu juga sudah mengklarifikasi di Instagram terkait tindakan yang telah diambil Polsek Cileungsi.

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar