Usut Kasus Denny Siregar, Polda Metro Jaya: Lagi Didalami Penyidik

  • Laporan:

SinPo.id - Lama tak terdengar kabarnya, kasus cuitan Denny Siregar 'santri calon teroris' kembali nyaring. Ternyata, perkara yang telah berusia 18 bulan itu sudah dilimpahkan Polda Jawa Barat ke Polda Metro Jaya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan membenarkan pelimpahan kasus tersebut. Saat ini, kata Endra, tim penyidik tengah mendalami muatan dugaan pelanggaran yang dilakukan Denny Siregar dalam laporan tersebut.

"Ya pendalaman setelah dilimpahkan apa yang di Polda Jabar terkait apa kami dalami dulu. Di mana nanti dijerat UU ITE, terkait pasal apa. Yang jelas sudah dilimpahkan ke kita, itu benar," kata Zulpan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (13/1).


Hanya saja, ia belum bisa memastikan kapan penyidik Polda Metro Jaya memanggil Denny Siregar sebagai terlapor. Namun, Zulpan memastikan pihak penyidik Polda Metro Jaya akan mengusut kasus itu dilakukan secara professional hingga tuntas.

"Kami akan menanganinya secara profesional. Sekarang masih dilakukan pendalaman oleh penyidik," katanya.

Zulpan belum membeberkan kapan Denny Siregar bakal dimintai keterangan sebagai terlapor dalam kasus itu. Dia baru menyebut kasus itu masih tahap dipelajari penyidik.

"Belum bisa saya sampaikan (kapan Denny Siregar dipanggil). Tetapi saya menyatakan pembenaran dahulu bahwa sudah dilimpahkan," ujar Zulpan.

Diketahui, Denny Siregar dilaporkan ke Polsek Tasikmalaya pada 2020. Dia dilaporkan atas dugaan ujaran kebencian. Laporan itu mengacu pada cuitan Denny Siregar di media sosial yang memuat kalimat 'santri calon teroris'.

Denny dilaporkan atas postingan di akun Facebooknya pada 27 Juni 2020 berupa tulisan panjang berjudul 'Adek2ku Calon Teroris yg Abang Sayang'.

Pelapor diketahui merupakan Forum Mujahid Tasikmalaya. Pihak pelapor mempermasalahkan foto santri cilik Pondok Pesantren Tahfidz Daarul Ilmi, Tasikmalaya, yang ada dalam unggahan tersebut.

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar