Akhirnya! Polisi Tangkap Pria Penendang Sesajen Di Lokasi Erupsi Semeru

  • Laporan:

SinPo.id - Kasus seorang pria yang menendang sesajen di lokasi erupsi Semeru, Lumajang beberapa waktu lalu viral dan mendapat perhatian publik. Diketahui, pelaku adalah seorang mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan di Jogyakarta.

Pria berinisial HF (32) itu ditangkap polisi dari tim Polda Jawa Timur pada Kamis (13/1) malam. Informasinya HF diamankan di gang Dorowati, Pringgolayan, banguntapan, Bantul. Lokasi penangkapannya dekat dengan Polsek Banguntapan.

Saat ini, HF yang tercatat sebagai warga Dusun Tarang Tereng, Kelurahan Tirtanadi, Kecamatan Labuham Haji, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat itu, berada di Polda Jawa Timur dan akan dibawa ke Mapolres Lumajang.

Penangkapan HF dibenarkan Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hanato.

"Iya benar (pria pembuang sesaji sudah ditangkap), Ditreskrim berhasil mengamankan," kata Eka Yekti, saat dikonfirmasi, Jumat pagi (14/1). 

Sementara itu, Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto mengatakan, HF tidak melakukan perlawanan saat ditangkap.

"Pada saat diamankan tidak ada perlawanan. Yang bersangkutan diamankan di area kecamatan Banguntapan  kurang lebih jam 23.00 WIB. Kemudian di bawa ke Polsek Banguntapan untuk di interogasi awal, selanjutnya dibawa ke Polda Jatim," ucap Kombes Pol Yuliyanto dalam keterangan resmi.

Sebelumnya diberitakan, sebuah video pembuangan sesaji di kawasan Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang viral beredar di media sosial. Ada dua video yang beredar berdurasi 30 detik dan 20 detik. 

Tampak di dua video itu, pria dengan menggunakan pakaian abu-abu, rompi hitam, dan  penutup kepala berwarna hitam membuang dan menumpahkan beberapa sesaji. Sesaji berupa beras, bunga, pisang, yang diletakkan di sebuah tempat dibuang pria yang bersangkutan.

“Ini yang membuat murka Allah, jarang sekali disasadari, bahwa ini lah yang mengundang murka Allah hingga menurunkan azabnya,” kata lelaki dalam video tersebut.

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar