Jubir Gus Dur Sentil Aktivis Kontra Pemberantasan KKN Yang Laporkan Ubedilah

  • Laporan:

SinPo.id - Juru bicara Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Adhie Massardi menyindir relawan Jokowi Mania (Joman) yang melaporkan dosen UNJ, Ubedillah Badrun ke Polda Metro Jaya lantaran dituding mencemarkan nama baik.

Adhie menyarankan agar mereka yang menentang langkah Ubed namun mengaku sebagai aktivis untuk segera menziarahi makam Presiden ke-2 Soeharto.

“Ziarahi makam pak Harto jika ada yang ngaku aktivis 98 tapi gak dukung Ubedillah Badrun berantas KKN,” cuit Adhie melalui unggahan di akun Twitter miliknya, dikutip, Sabtu (15/1).

Adhie menjelaskan, mengapa harus berziarah ke makam Soeharto? Agar bisa meminta maaf telah menuduh keluarga Soeharto telah melakukan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) bahkan hingga melakukan demonstrasi ke jalan.

“Didemo besar-besaran. Hmm mereka itu pendemo daya ingat pendek,” sindiri Adhi.

Cuitan Adhie Massardi dikomentari Saidu Didu.

“Setahu saya tuntutan utama aktivis 98 adalah berantas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) - saat itu saya sdh di Senayan sbg anggota MPR yg ikut mendengarkan tuntutan tersebut,” cuit Said Didu.

Ia juga mengaku heran kok sesama aktivis melaporkan aktivis lainnya.

“Kok sekarang ada yg mengaku aktivis 98 melaporkan temannya sesama aktivis 98 krn melaporkan KKN?,” tanya Said Didu.

Aktvis dari Molekul Pancasila, Nicho Silalahi pun angkat suara atas dilaporkannya Ubedilah Badrun oleh Ketua Ikatan Aktivis 98. Menurut Nicho Silalahi, seharusnya aktivis memang menyerang kebijakan pemerintah yang menyengsarakan rakyat.

Yang dilakukan Ubedilah Badrun sudah benar. Pelapor yang mengatasnamakan Aktivis 98 membuat malu kaum pergerakan.

“Di mana-mana aktivis menyerang kebijakan pemerintah yang menyengsarakan rakyat,” ujar Nicho Silalahi dikutip dari akun Twitter @Nicho_Silalahi, Sabtu (15/1).

Nicho Silalahi menjelaskan sebuah contoh, gerakan 98 dulu menumbangkan rezim Orba yang otoriter plus KKN.

“Rezim saat ini bahkan, sudah KKN dan membangun dinasti kekuasaan. Sialnya, ada dosen yang merawat kewarasan intelektual lo laporkan,” kata Nicho Slilalahi.

“Yang dilakukan Bang Ubedilah udah benar dan patut diduga anak-anak Jokowi itu terima upeti,” sambung Nicho Silalahi.

Di cuitan selanjutnya, Nicho meminta agar mereka yang melaporkan Ubedilah Badrun membiarkan saja KPK bekerja mengusut aliran uang yang disinyalir dari orang-orang yang ingin bisnisnya diamankan.

“Jangan bikin malu kaum gerakan, dong,” pungkas Nicho Silalahi.

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar