Dewan Pers SinPo

Dua Hakim Agung Terlibat Suap, Bambang Pacul: Hakim Manusia Biasa, Ada Khilafnya

Laporan: Juven Martua Sitompul
Senin, 14 November 2022 | 20:01 WIB
ilustrasi KPK/Anam
ilustrasi KPK/Anam

SinPo.id -  Ketua Komisi III DPR RI Bambang Wuryanto (Bambang Pacul) menilai keterlibatan dua hakim agung Mahkamah Agung (MA) dalam kasus dugaan suap bagian dari kekhilafan. Menurut dia, hakim sebagai manusia disebut tak luput dari kesalahan.

"Tapi kalau sampai ada yang kena lagi ya mohon maaf lah namanya juga manusia bisa saja ada khilafnya, ada salahnya," kata Bambang Pacul di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin, 14 November 2022.

Politikus PDI Perjuangan (PDIP) ini menyesalkan dua hakim agung terlibat praktik rasuah. Hakim agung seharusnya bisa menjaga kehormatan lembaganya.
"Ya sesungguhnya kalau udah namanya hakim Mahkamah Agung maka itu sesuatu yang luhur, yang penuh keagungan Budi, kan gitu loh," kata dia.

Meski demikian, Bambang Pacul tak setuju dengan desakan agar pimpinan MA diganti. Menurut dia, tidak semua persoalan yang terjadi di sebuah lembaga diselesaikan dengan pergantian pimpinannya.

"Tidak kemudian apa itu istilahnya bentar-bentar ganti, bentar-bentar ganti gitu yah, jangan. Ada ukuran. Yang agak susah hari ini udalah daripada kau ikut salah, selesaikan," katanya.

Sebelumnya, dua hakim ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi oleh KPK. Kedua hakim agung itu, yakni Sudrajad Dimyati dan Gazalba Saleh. Keduanya diduga terlibat dalam suap penanganan perkara di Mahkamah Agung.
sinpo

Komentar:
Aplikasi Sinpo
POJOK SINPO
Koran Sin Po edisi 14 Januari 1939 menulis berita “Super Microscoop”. Laporan tekhnologi itu menyebutkan laboratorium Jtlectron-Optisch dari Siemens & Halske di Duitschland telah telah mengumumkan satu temuan tekhnologi yang mampu melihah micro-organisme dan benda micro-inorganisch yang disebut alat super-microscoop.
- Koran Sin Po
BERITATERPOPULER