Dewan Pers SinPo

Gempa 5,6 SR Cianjur, Rapat Komisi V Bersama BMKG Sempat Diskors 30 Menit

Laporan: Galuh Ratnatika
Senin, 21 November 2022 | 15:21 WIB
Ilustrasi (SinPo.id/Pixabay.com)
Ilustrasi (SinPo.id/Pixabay.com)

SinPo.id -  Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang diselenggarakan oleh Komisi V dengan Kepala BMKG dan Kepala BNPP/BASARNAS, sempat diskors selama 30 menit akibat gempa magnitudo 5,6 SR di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terasa di Jakarta.

"Iya harusnya kalau gempa begini kita keluar dulu ya, tunggu kurang lebih 30 menit nanti kita masuk lagi. Jadi saya skors kita keluar dulu ya," kata Wakil Ketua Komisi V DPR Roberth Rouw, dalam rapat, Senin 21 November 2022.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati yang juga hadir dalam rapat tersebut, langsung memberikan arahan untuk bersembunyi di bawah meja jika gempa terjadi lagi.

"Mohon izin sebentar pak, seandainya ada lagi mohon untuk masuk di bawah meja, dan kalau sudah tenang sebaiknya kita keluar melalui pintu dibagi yang sebelah sana dari pintu sana," kata Dwikorita mengarahkan.

Berdasarkan pantauan SinPo.id, sejumlah orang berlarian keluar dari gedung Parlemen ketika gempa terjadi, dan kepanikan juga terlihat di dalam ruang rapat.

Seperti diketahui, gempa berpusat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dengan kekuatan magnitudo 5,6 SR yang terasa hingga Depok, Jawa Barat, dan Cisauk, Tangerang.sinpo

Komentar:
Aplikasi Sinpo
POJOK SINPO
Koran Sin Po edisi 14 Januari 1939 menulis berita “Super Microscoop”. Laporan tekhnologi itu menyebutkan laboratorium Jtlectron-Optisch dari Siemens & Halske di Duitschland telah telah mengumumkan satu temuan tekhnologi yang mampu melihah micro-organisme dan benda micro-inorganisch yang disebut alat super-microscoop.
- Koran Sin Po
BERITATERPOPULER