Dewan Pers SinPo

PBB Minta Bantuan Dana untuk Rakyat Palestina

Laporan: Galuh Ratnatika
Rabu, 25 Januari 2023 | 12:11 WIB
Warga Palestina korban perang (SinPo.id/pixabay.com)
Warga Palestina korban perang (SinPo.id/pixabay.com)

SinPo.id -  Agensi Pekerjaan dan Pemulihan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA) meminta bantuan sebesar USD16 miliar kepada dunia untuk jutaan pengungsi Palestina di wilayah pendudukan Palestina, Yordania, Suriah, dan Lebanon. Bantuan tersebut akan digunakan UNRWA untuk memenuhi kebutuhan kehidupan jutaan orang Palestina, dengan menyediakan kebutuhan kesehatan, pendidikan, dan perlindungan.

Tercatat hampir 6 juta pengungsi Palestina tinggal di wilayah yang bergejolak tersebut, dan sebagian besar dari mereka hidup di bawah garis kemiskinan dan bergantung pada seutas benang.

Komisaris Jenderal UNRWA, Phillippe Lazzarini, mengatakan tidak ada alternatif untuk layanan yang disediakan tanpa adanya solusi politik bagi para pengungsi Palestina. Namun, dia juga memperingatkan UNRWA tidak akan dapat melanjutkan operasi penyelamatan nyawa tanpa sumber pendanaan berjangka panjang, dan teratur.

"Banyak negara telah memutuskan untuk mengurangi anggaran luar negeri mereka. Dan ini, berdampak langsung pada UNRWA yang sangat bergantung pada uang tunai," kata Lazzarini, dilansir dari VoA, Rabu 25 Januari 2023.

Lazzarini khawatir terhadap hasil Pemilu di sejumlah negara penyumbang dana, karena koalisi pemerintah yang muncul kemungkinan kurang mendukung Palestina dan kurang mendukung lembaga seperti UNRWA.

Namun mengatakan situasinya telah berubah menjadi lebih baik di bawah pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden.
Hal itu dikarenakan Washington melanjutkan sepenuhnya kontribusinya sebesar USD340 juta dolar untuk UNRWA tahun lalu. SEHINGGA menjadikan Amerika Serikat sebagai donor utama lembaga tersebut, yang diikuti oleh Jerman dan Uni Eropa.sinpo

Komentar:
BONGKAR
Aplikasi Sinpo
POJOK SINPO
Koran Sin Po edisi 14 Januari 1939 menulis berita “Super Microscoop”. Laporan tekhnologi itu menyebutkan laboratorium Jtlectron-Optisch dari Siemens & Halske di Duitschland telah telah mengumumkan satu temuan tekhnologi yang mampu melihah micro-organisme dan benda micro-inorganisch yang disebut alat super-microscoop.
- Koran Sin Po
BERITATERPOPULER