Gerindra Yakin Data Intelijen Soal Arah Parpol Tidak Akan Disalahgunakan Presiden

Laporan: Galuh Ratnatika
Senin, 18 September 2023 | 18:08 WIB
Ketua Harian DPP Partai Gerindra Dasco (SinPo.id/ Galuh Ratnatika)
Ketua Harian DPP Partai Gerindra Dasco (SinPo.id/ Galuh Ratnatika)

SinPo.id - Merespons pengakuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang memiliki data intelijen arah partai politik (parpol), Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Dasco meyakini data tersebut tidak akan disalahgunakan.

Menurutnya, sebagai presiden dan sebagai user dari seluruh lembaga intelijen, Jokowi memiliki hak untuk menerima informasi dan data penting untuk mendapatkan masukan.

"Data-data intelijen itu bukan hanya tentang politik, akan tetapi berbagai hal ekonomi budaya dan yang diperlukan oleh seorang presiden dalam berbagai pertimbangan. Salah satunya mengambil keputusan," kata Dasco kepada wartawan, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 18 September 2023.

Dengan demikian, ia menegaskan agar persoalan tersebut tidak diributkan. Pasalnya, data intelijen soal arah parpol yang dimiliki presiden sebagai user, hanya salah satu dari sekian banyak data intelijen lainnya.

"Beliau punya banyak data intelijen. Nah kalau beliau sampaikan bahwa dia punya data intelijen misalnya, tentang parpol, tentang tokoh politik, ya itu memang betul. Dan itu nggak ada salahnya menurut saya," ungkapnya.

Oleh karena itu, pihaknya yakin data tersebut tidak akan disalahgunakan, dan hanya akan digunakan untuk keperluan tertentu saja, seperti pengambilan keputusan dalam mengelola pemerintahan.

"Saya pikir presiden menempatkan diri sebagai negarawan sehingga saya yakin dan percaya bahwa data di intelijen yang dipunyai oleh Presiden sebagai kepala negara tentunya hanya dipakai dalam hal pengambilan keputusan-keputusan strategis dalam mengelola pemerintahan, tidak untuk yang lain," tandasnya.sinpo

Komentar: