Propam Polri Turun Tangan di Kasus Kematian Ajudan Kapolda Kaltara

Laporan: Sigit Nuryadin
Minggu, 24 September 2023 | 18:15 WIB
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan (SinPo.id/ Humas Polri)
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan (SinPo.id/ Humas Polri)

SinPo.id - Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri turun tangan di kasus tewasnya pengawal pribadi Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara) Inspektur Jenderal Daniel Aditya Jaya, Brigadir Setyo Herlambang.

"Tim Propam Mabes Polri sudah turun untuk asistensi Bid Propam Polda Kaltara," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan pada Minggu, 24 September 2023.

Ia mengatakan pengerahan tim Propam itu dilakukan untuk memastikan pengusutan kasus tersebut berjalan sesuai aturan.

"Tim dari Div Propam Mabes Polri turun dalam rangka asistensi Bid Propam Polda Kaltara dalam rangka melakukan pengawasan," ujarnya.

Ramadhan mengatakan pengerahan tim Propam itu dilakukan untuk memastikan pengusutan kasus tersebut berjalan sesuai aturan.

"Tim dari Div Propam Mabes Polri turun dalam rangka asistensi Bid Propam Polda Kaltara dalam rangka melakukan pengawasan," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Brigadir Herlambang ditemukan tewas di rumah dinas pada Jumat, 22 September 2023 sekitar pukul 13.10 WITA. Ia tewas diduga akibat kelalaian saat membersihkan senjata api. 

Kabid Humas Polda Kaltara Kombes Budi Rachmat mengatakan korban merupakan anggota Banit 3 Subden 1 Den Gegana Sat Brimob Polda Kaltara, yang kini sedang diperbantukan sebagai ajudan Kapolda Kaltara.

"Di rumah dinas dalam kamar korban HS ditemukan bersimbah darah dan di sampingnya tergeletak senjata api jenis HS-9 dengan No. Senpi : HS178837 Inventaris Dinas," kata Budi dalam keterangannya pada Jumat, 22 September 2023.

"Hasil pemeriksaan awal tim dokkes Polda Kaltara bahwa korban HS tidak ditemukan denyut nadi," sambungnyasinpo

Komentar: