Ride in Peace, Aksi B2W Indonesia Kenang Pesepeda Korban Kecelakaan

Laporan: Tim Redaksi
Kamis, 28 September 2023 | 01:16 WIB
Ilustrasi kecelakaan (SinPo.id/ Pixabay)
Ilustrasi kecelakaan (SinPo.id/ Pixabay)

SinPo.id -  Bike to Work (B2W) Indonesia dan komunitas sepeda sejabodetabek menggalang aksi peduli korban kecelakaan yang menimpa salah pesepeda di Cilincing, Jakarta Utara.

Aksi yang melibatkan ratusan penggiat sepeda dan komunitas sepeda yang peduli keselamatan di jalan raya itu akan dihelat di lokasi kecelakaan, yaitu di Jl. Akses Marunda depan pergudangan Lotte, Cilincing, Jakarta Utara, pada Kamis 28 September 2023 pagi

Sebelumnya ratusan peserta aksi akan berkumpul dan menyuarakan pendapatnya di kantor Polres Jakarta Utara di jalan Yos Sudarso, Priuk Jakarta Utara.

Bertajuk 'Ride in Peace', aksi solidaritas sosial ini selain untuk mengenang almarhum bapak Sumedi Wahyono, seorang pesepeda harian yang tewas tertabrak motor yang lawan arah saat melakukan aktivitasnya pada Mnggu 24 September 2023 lalu,

Pengurus B2W Wilayah Jakarta Utara, Sudirman, mengatakan lokasi berkumpul untuk acara 'Ride in Peace' adalah di Polres Jakarta Utara, kemudian akan bersepeda menuju lokasi kejadian di wilayah Cilincing. Hal ini dilakukan agar para pegiat sepeda dan masyarakat dapat bersimpati merenung dan merasakan kesedihan dari korban dan keluarga korban.

"Kami akan kumpul di depan Polres Jakarta Utara mulai pukul 07.00 WIB untuk meminta penyampaian kronologi kecelakaan oleh pihak Polres Laka Lantas Jakarta Utara serta memastikan hukum berjalan semestinya, para pesepeda kemudian mengarah ke cilincing untuk melakukan hening cipta, doa bersama, dan tabur bunga " kata Fahmi di Karawang, Minggu.

Selain itu, papar Sudirman, pihak keluarga korban juga diberikan kesempatan untuk memberikan testimoni tentang keseharian almarhum Sumedi hingga akhir hayatnya.

"Kita sama-sama mengingat dan menegaskan bahwa upaya keselamatan di jalanan kita memang buruk, kebijakan demi kebijakan tidak signifikan mengurangi jumlah korban di jalan. Sebagian memang karena perilaku penggunanya, apalagi kejadian kali ini adalah akibat kendaraan bermotor yang lawan arah" imbuhnya.

Untuk itu, ia berpesan kepada para anggota B2W Indonesia dan pegiat sepeda lainnya untuk terus menyuarakan gerakan tertib berlalu-lintas.

"Kita hanya punya pilihan, yaitu akan membiarkan tragedi berulang atau menyetop jatuhnya korban lebih banyak," tutur Sudirman.

Sementara itu sosok Alm. Sumedi Wahyono (53) sebagai pekerja keras serabutan, tidak ada pekerjaan tetap, dan hidup mandiri, harus terpapar meninggal dunia saat bersepeda, di tabrak oleh pengendara motor yang melawan arah, Sepeda sederhana “eksotic” yang menemaninya sehari-hari menjadi saksi betapa ruang jalan masih belum aman bagi pesepeda.

Musibah ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga, saudara dan kita semua para pesepeda.

Karena kematian di jalan bukan hal yang WAJAR, maka empati dan simpati kita semua yang harus Bergerak!

Mari bersama hadiri #RideInPeace, mengenang duka almarhum, untuk berdoa bersama dan silaturahmi bersama keluarga almarhum.
sinpo

Komentar: