Pemilu 2024, Heru Budi Ingatkan ASN hingga Lurah Jaga Netralitas

Laporan: Khaerul Anam
Rabu, 22 November 2023 | 19:08 WIB
Pj Gubernur Heru Budi kumpulkan ASN DKI beserta seluruh camat dan lurah se-Jakarta jelang masa kampanye Pemilu 2024 (SinPo.id/ Dok. Pemprov DKI)
Pj Gubernur Heru Budi kumpulkan ASN DKI beserta seluruh camat dan lurah se-Jakarta jelang masa kampanye Pemilu 2024 (SinPo.id/ Dok. Pemprov DKI)

SinPo.id - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono mengingatkan kepada aparatur sipil negara (ASN) untuk menjaga netralitas selama masa pemilihan umum (pemilu) 2024.

Hal ini diungkapkan Heru saat mengumpulkan ASN DKI beserta seluruh camat dan lurah se-Jakarta untuk memberi pengarahan kepada mereka jelang masa kampanye Pemilu 2024.

"Jelang pemilu hati-hati, kita semua, ASN, termasuk saya. Saya tidak pernah perintahkan macam-macam kepada bapak loh ya, saya tidak pernah memerintah macam-macam. Aturannya satu, netral," kata Heru di Jakarta Pusat, Rabu, 22 November 2023.

Dalam kesempatan itu, Heru juga menekankan bahwa dirinya tidak pernah memberikan instruksi yang berpotensi melanggar netralitas di Pemilu 2024.

Selain itu, Heru meminta jajarannya bersikap hati-hati di media sosial. Tidak ikut berkomentar di akun-akun yang mendukung salah satu calon di pilpres 2024.

"Sudah (fokus) bekerja, kalau kita netral kan enak. Datang duduk ya kerja bantu warga bereskan program-program kerja. Ya, paham ya," paparnya.

Mantan Walikota Jakarta Utara itu menegaskan, ASN bakal mendapatkan sanksi jika ketahuan mendukung salah satu calon presiden dan calon wakil presiden (Capres-Cawapres).

"(Ada sanksi bagi ASN yang tidak netral) berupa teguran, lalu penundaan gaji, terus penurunan. Diberhentikan dari jabatan. Kalau di lurah ya diberhentikan sebagai lurah," tandasnya.sinpo

Komentar: