Hindari Ekspose Berlebihan, Sufmi Dasco Minta Komnas HAM Bekerja Sesuai UU

Laporan: Tim Redaksi
Minggu, 31 Juli 2022 | 11:01 WIB
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad (SinPo.id/Galuh)
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad (SinPo.id/Galuh)

SinPo.id - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad mengingatkan Komnas HAM agar bekerja sesuai peraturan perundang-undangan. Hal ini disampaikan Dasco terkait penanganan kasus meninggalnya Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat, yang dilakukan Komnas HAM.

Menurut Dasco, Komnas HAM seharusnya fokus menyusun kesimpulan akhir dari penyelidikan yang dilakukan. Setelah itu kemudian menyusun rekomendasi yang nantinya akan ditindaklanjuti oleh Pemerintah.

"Kesimpulan akhir dari penyelidikan atas kejadian kematian brigadir J itu yang ditunggu publik. Apakah ada dugaan pelanggaran HAM atas kejadian tersebut dan siapa yang diduga melakukan pelanggaran HAM. Kemudian, apa rekomendasi Komnas HAM untuk ditindaklanjuti oleh Pemerintah," tegas Sufmi Dasco, dalam keterangannya, Minggu, 31 Juli 2022.

Ketua Harian Partai Gerindra ini juga mengingatkan, dalam Undang-undang tentang HAM disebutkan bahwa proses pemeriksaan atau penyelidikan Komnas HAM dapat tidak ditindaklanjuti karena adanya upaya hukum lainnya atau dilakukan pemeriksaan di peradilan.

"Pemeriksaan atas pengaduan kepada Komnas HAM tidak dilakukan atau
dihentikan apabila: terdapat upaya hukum yang lebih efektif bagi penyelesaian materi pengaduan; atau sedang berlangsung penyelesaian melalui upaya hukum yang tersedia sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Seperti bunyi Pasal 91 ayat (1) UU No. 39 tahun 1999 tentang HAM," paparnya.

Lebih jauh, Dasco juga meminta masyarakat untuk bersabar dan memberikan waktu kepada Komnas HAM agar dapat bekerja dengan baik, sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

"Dalam UU HAM, menjaga kerahasiaan adalah prinsip dasar ya. Untuk itu, kami minta kepada Komnas HAM agar fokus bekerja dan menghindari ekspose berlebihan terhadap temuan awal atau alat bukti lainnya, selama proses penyelidikan berlangsung," demikian tutup Sufmi Dasco, mengutip dari Pasal 87 dan Pasal 92 UU HAM.sinpo

Komentar: