Jokowi Lantik Suharyanto Sebagai Kepala BNPB Dan 12 Dubes RI Di Istana Negara

  • Laporan:

SinPo.id - Usai melantik Panglima TNI dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Presiden RI Joko Widodo melanjutkan kegiatannya dengan melantik Suharyanto sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Pelantikan ini digelar berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 140/P Tahun 2021 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, yang ditetapkan di Jakarta pada 16 November 2021.

Sementara itu, pelantikan 12 Dubes LBBP RI tersebut berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 139/P Tahun 2021  tentang Pengangkatan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia. Keppres yang dibacakan oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara, Nanik Purwanti itu ditetapkan tanggal 16 November 2021 Usai pembacaan Keppres, Kepala Negara kemudian mengambil sumpah para Dubes LBBP yang dilantik.

Acara pelantikan diawali dengan kumandang lagu Indonesia Raya yang diikuti oleh pembacaan Keppres oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara Nanik Purwanti. Selanjutnya dilakukan pengambilan sumpah jabatan oleh Presiden.


“Saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab,” ucap Kepala Negara mendiktekan sumpah jabatannya

Suharyanto diangkat menjadi Kepala BNPB, menggantikan Ganip Warsito yang akan memasuki masa pensiun.

Sebelum dilantik menjadi Kepala BNPB, lulusan Akademi Militer tahun 1989 ini pernah menjabat sebagai Sekretaris Militer (Sesmil) Presiden dan Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) V/Brawijaya.

Adapun nama-nama Dubes LBBP RI yang dilantik, yaitu:

1. M. Prakosa, sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Italia merangkap Republik Malta, San Marino, Siprus, FAO, IFAD, WFP, UNINDROIT, berkedudukan di Roma;

2. Ghafur Akbar Dharmaputra, sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Ukraina merangkap Armania dan Georgia, berkedudukan di Kiev;

3. Suwartini Wirta, sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Kroasia berkedudukan di Zagreb;

4. Rudy Alfonso, sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Portugal berkedudukan di Lisabon;

5. Anita L. Luhulima, sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Polandia berkedudukan di Warsawa;

6. Zuhairi Misrawi, sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Tunisia berkedudukan di Tunis;

7. Ina Krisnamurti, sebagai Duta Besar LBBP RI untuk India merangkap Bhutan, berkedudukan di New Delhi;

8. Heru Subolo, sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Bangladesh merangkap Nepal, berkedudukan di Dhaka;

9. Daniel Tumpal Simanjuntak, sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Kanada merangkap ICAO, berkedudukan di Ottawa;

10. Damos Agusman, sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Austria, merangkap Slovenia, dan organisasi PBB (UNODC, UNCITRAL, UNOSA, UNIDO, IAEA, CBTO, OPEC Fund, dan IACA), berkedudukan di Wina;

11. Gandi Sulistiyanto Suherman, sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Korea Selatan berkedudukan di Seoul;

12. Triyogo Jatmiko, Duta Besar LBBP RI untuk Tanzania, merangkap Burundi dan Rwanda, berkedudukan di Dar es Salaam.

Hadir dalam pelantikan antara lain Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Wakil Presiden Ma’ruf Amin didampingi Ibu Wury Ma’ruf Amin, Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Ketua DPR RI Puan Maharani, Seskab Pramono Anung, dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD.

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar