BPOM AS Izinkan Booster Vaksin Pfizer Dan Moderna Untuk Orang Dewasa

  • Laporan:

SinPo.id - Badan Pengawas Obat dan Makanan (Food and Drug Administration/FDA) Amerika Serikat (AS) pada Jumat (19/11) menyetujui penggunaan suntikan penguat (booster) vaksin COVID-19 produksi Pfizer/BioNTech dan Moderna untuk semua orang dewasa.

Badan itu memperluas otorisasi penggunaan darurat bagi dosis booster dua vaksin mRNA tersebut selain yang telah memenuhi syarat sebelumnya, yakni otorisasi booster untuk warga berusia 65 tahun ke atas yang telah divaksinasi menggunakan vaksin Pfizer atau Moderna setidaknya enam bulan yang lalu dan orang dewasa tertentu yang berisiko tinggi tertular atau mengidap penyakit parah.

Pfizer dan BioNTech telah mengajukan otorisasi itu pada pekan lalu berdasarkan hasil uji coba Tahap 3 yang melibatkan lebih dari 10.000 partisipan.

Kedua perusahaan itu menemukan bahwa suntikan booster tersebut aman dan memiliki efikasi 95 persen terhadap gejala COVID-19 dibandingkan dengan jadwal vaksinasi dua dosis pada periode ketika varian Delta yang sangat menular menjadi galur (strain) yang dominan.

Dikutip Dari Xinhua News, Minggu (21/11), Moderna pada Rabu (17/11) mengajukan otorisasi dosis booster 50 mikrogram untuk semua orang dewasa. Perusahaan tersebut menyampaikan bahwa FDA mendasarkan izin penggunaan darurat (emergency use authorization/EUA) itu pada "totalitas bukti ilmiah yang dibagikan Moderna", mencakup data yang menunjukkan efek antibodi penetral telah berkurang dalam waktu sekitar enam bulan.

Para ahli vaksin luar dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention/CDC) AS dijadwalkan menggelar pertemuan pada Jumat untuk membahas tindakan FDA terkait pengajuan izin dari Pfizer-BioNTech dan Moderna.

Para penasihat tersebut akan merekomendasikan bagaimana booster itu dapat digunakan. Jika Direktur CDC AS Rochelle Walensky menyepakati penggunaan yang lebih luas tersebut, suntikan tambahan itu dapat segera disediakan untuk semua orang dewasa pada akhir pekan ini.

Permintaan otorisasi luas dari kedua "produsen vaksin" tersebut muncul saat semakin banyak negara bagian yang menawarkan booster untuk semua orang dewasa, selain yang dipaparkan dalam pedoman CDC yang ada saat ini yang merekomendasikan pembatasan kelayakan untuk kelompok usia tertentu.

Sejumlah upaya dalam mempercepat laju kampanye penggunaan booster itu dirancang untuk meningkatkan kekebalan yang berkurang dari vaksinasi awal dan mengurangi infeksi terobosan dan penularan virus," seperti dilaporkan harian Washington Post pada Jumat.

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar