Hari Pertama Indonesia Master: Tommy Sugiarto Takluk Di Tangan Kento Momota

  • Laporan:

SinPo.id - Pagelaran Indonesia Master 2021 resmi dimulai pada Selasa, (16/11) ini. Sayangnya, undian yang kurang menguntungkan memaksa andalan tuan rumah Tommy Sugiarto langsung gugur.

Bertanding di Lapangan 1 Bali International Convention Centre, putra dari Icuk Sugiarto takluk dua set langsung dari pemain Jepang peringkat satu dunia, Kento Momota dalam tempo 41 menit. Tommy kalah 21-12 dan 21-16.

Sebaliknya, Kento momota berhak melaju ke babak selanjutnya. Dia masih menunggu pemenang antara pemain Jepang lainnya, Kanta Tsuneyama yang berhadapan dengan Lakshya Sen (India).

Dalam laga ini, Tommy Sugiarto sebenarnya mengawali laga dengan baik. Dia langsung memimpin 2-0 atas Kento Momota, tetapi keunggulannya tak berlangsung lama. Skor berubah cepat menjadi 2-2 karena Tommy Sugiarto tak mampu mengembalikan bola silang dari Kento Momota.

Setelah itu, Tommy melepas tiga angka beruntun ke Momota, sehingga dia tertinggal 2-5 dari tunggal putra ranking satu dunia itu. Serangan-serangan Kento Momota banyak yang tak bisa dikembalikan Tommy. Beberapa kesalahan sendiri juga mengakibatkan poin bagi lawan.

Hingga jeda babak pertama, Tommy tertinggal 7-11 dari Kento Momota. Selepas jeda, Tommy dan Momota terlibat reli panjang sampai 51 pukulan pada kedudukan 8-13. Reli berakhir setelah lob Momota memanjang keluar. Skor menjadi 9-13.

Tommy sempat mendekat 11-14, tetapi setelah itu dia malah kehilangan enam poin beruntun yang membuatnya tertinggal jauh 11-20 dari Momota. Pada akhirnya, Tommy Sugiarto harus kalah 12-21 dari Kento Momota di gim pertama.

Memasuki babak kedua, Tommy kembali unggul cepat cepat 3-0. Mayoritas poin yang didapat Tommy berasal dari eror Kento Momota. Tommy sempat kehilangan satu poin, sebelum meraih tiga angka beruntun yang membuatnya unggul 6-1 atas Momota.

Lagi-lagi poin demi poin yang didapat Tommy berasal dari kesalahan Momota. Momota kurang cermat dalam melakukan netting dan pengamatan bola di belakang.

Terjadi reli panjang sampai 43 pukulan saaat kedudukan 8-3 dan berakhir karena pukulan Momota tak menyeberang net. Tommy pun menjauh 9-3.

Untungnya, Tommy berhasil menghentikan rentetan poin Momota. Dia memasuki interval gim kedua dalam posisi unggul 11-7. Selepas jeda, Tommy Sugiarto sempat unggul 12-8, tetapi dia malah melepas tujuh poin beruntun ke lawan.

Akibatnya, Tommy balik tertinggal 12-15. Laju poin Tommy Sugiarto pada gim kedua terhenti di angka 16, sedangkan Kento Momota bisa mengumpulkan 21 poin.

Kalah di babak pertama, sebenarnya harus bermain dengan luka kecil di jarinya. Hal itu membuat performanya agak terganggu. Namun secara keseluruhan, Tommy mengakui keunggulan Kento Momota.

"Ya di set pertama saya berusaha untuk mengontrol pertandingan, tapi dia bisa mengontrol balik. Sangat sulit untuk saya keluar dari tekanan itu karena dia mengontrol ritme," ujarnya kepada para wartawan di Mixed Zone.

"Sebenarnya di set kedua ada peluang, tapi saya tidak bisa memanfaatkan peluang. Pas jeda di 9-3 itu juga, waktu defend, jari-jari saya agak luka, jadi agak mengganggu, dan itu dia bisa memanfaatkan peluang untuk mengejar. Jadinya merusak ritme permainan saya sendiri."

"Tapi ya itu juga bukan suatu alasan, saya sudah berusaha untuk mencoba. Di luar dari itu Kento memang bisa mengontrol permainan," demikian Tommy.

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar