Dewan Pers SinPo

Pengacara Ferdy Sambo Bantah Kesaksian Bharada E Soal Pisah Rumah

Laporan: Sigit Nuryadin
Jumat, 02 Desember 2022 | 15:03 WIB
Pertemuan Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo di ruang sidang/SinPo.id
Pertemuan Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo di ruang sidang/SinPo.id

SinPo.id -  Pengacara Ferdy Sambo, Arman Anis membantah keterangan Richard Eliezer alias Bharada E yang menyebut jika eks Kadiv Propam itu dan Putri Candrawathi sudah pisah rumah.

"Salah satu bukti hubungan mereka baik-baik saja, tanggal 7 Juli perayaan anniversary perkawinan di Magelang. Sudah kami sampaikan di persidangan sebelumnya," ujar Arman saat dihubungi, Kamis, 1 Desember 2022.

Menurut Arman, keterangan Richard yang mengatakan Sambo dan Putri tidak tinggal serumah mengada-ada.

Dia menyebut jika Richard dalam keterangan dipersidangan hanya karangan belaka. Arman menegaskan, akan membuktikan di pengadilan ihwal pernyataan tersebut.

Terkait Richard menyebut ada seorang perempuan tidak dikenal keluar dari rumah Ferdy Sambo di jalan Bangka, Jakarta Selatan, Arman menegaskan itu tidak benar. Apalagi, Richard mengaku memergoki perempuan itu saat keluar dari rumah itu pada Juni lalu.

"Memergoki apa? Saya sudah tegaskan kalau itu tidak benar dan karangan RE saja, buktinya ada enggak?" Tuturnya.

Lebih jauh, Arman menilai keterangan Richard bertentangan dengan saksi-saksi lain dan bukti video yang pernah ditayangkan dalam sidang.

"Ingat, harusnya JC (justice collaborator) jujur di sidang, tidak mengarang cerita apalagi bohong," kata Arman.

Sebelumnya, Richard Eliezer atau Bharada E menyebut, jika mantan atasannya yakni Ferdy Sambo sudah pisah rumah dengan istrinya, Putri Candrawathi. 

Hal ini disampaikan Richard dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu, 30 November 2022.

Fakta persidangan tersebut terungkap saat ditanya hakim terkait hubungan antara Putri dan suaminya selama ini.

"Mengenai kebiasaan FS pisah rumah dengan saudara PC saudara ketahui sendiri atau berdasarkan perintah lain?" tanya hakim.

"Tahu sendiri karena saya piket," jawab Richard.
sinpo

Komentar:
BONGKAR
Aplikasi Sinpo
POJOK SINPO
Koran Sin Po edisi 14 Januari 1939 menulis berita “Super Microscoop”. Laporan tekhnologi itu menyebutkan laboratorium Jtlectron-Optisch dari Siemens & Halske di Duitschland telah telah mengumumkan satu temuan tekhnologi yang mampu melihah micro-organisme dan benda micro-inorganisch yang disebut alat super-microscoop.
- Koran Sin Po
BERITATERPOPULER
08