Akhirnya! Turis Indonesia Boleh Plesiran Ke Negara Uni Eropa

  • Oleh:

SinPo.id - Indonesia telah ditambahkan ke dalam daftar negara yang mendapat izin menyelenggarakan perjalanan yang bersifat non-esensial ke negara-negara Uni Eropa oleh Uni Eropa.

"Dewan memperbarui daftar negara, wilayah administratif khusus dan entitas lain serta otoritas teritorial yang pembatasan perjalanannya harus dicabut. Secara khusus Indonesia telah ditambahkan ke dalam daftar," tulis keterangan resmi Council of the European Union dikutip, Jumat, (19/11).

Warga Indonesia dapat mengunjungi Uni Eropa dengan mempertimbangkan jumlah kasus COVID-19 yang terus menurun. Salah satu yang menjadi pertimbangan Uni Eropa adalah jumlah kasus di bawah 75 dari 100 ribu penduduk dalam dua pekan.

Indonesia melaporkan tambahan kasus di bawah di bawah 1.000 sepanjang November, kurang 1% dari 100 ribu penduduk. Dengan ketentuan baru tersebut maka turis Indonesia bisa mengunjungi 27 negara di Uni Eropa serta wilayah non-Uni Eropa yang tergabung dalam Schengen seperti Islandia, Norwegia, Swiss dan Lichtenstein.

Selain Indonesia, Uni Eropa juga memasukkan 18 negara lain yang mendapat green list Uni Eropa, yakni Argentina, Australia, Bahrain, Kanada, Chile, Kolombia, Yordania, Kuwait, Namibia, dan Selandia Baru. Begitu pula Peru, Qatar, Rwanda, Arab Saudi, Korea Selatan, Uni Emirat Arab, Uruguay, serta China.

Sementara wilayah khusus yang dicabut larangan masuknya yaitu Hong Kong, Macau, dan Taiwan.

"Berdasarkan kajian ulang di bawah rekomendasi pencabutan larangan masuk sementara non-esensial ke Eropa secara bertahap, Dewan memperbarui daftar negara-negara, wilayah administrasi khusus, dan otoritas entitas lain yang akan dicabut larangannya," tulis pernyataan dari situs resmi Dewan Uni Eropa.

Kabar tersebut disambut gembira oleh Duta Besar RI untuk Uni Eropa (EU) Andri Hadi. Menurutnya, pengumuman EU tersebut menunjukkan bahwa usaha yang telah dilakukan oleh pemerintah dan rakyat Indonesia dalam menekan penyebaran virus corona tidak sia-sia.

Indonesia siap bekerja sama erat dengan Uni Eropa dan anggotanya untuk mempermudah perjalanan lintas batas antara Indonesia dan negara-negara EU di masa pandemi ini,” ucap Andri dalam keterangan tertulis KBRI Brussels.

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar