Dewan Pers SinPo

Aksi Siti Elina Todong Paspampres Jadi Bukti Paham Radikal Masih Ada

Laporan: Sinpo
Sabtu, 29 Oktober 2022 | 23:16 WIB
Menkopolhukam Mahfud MD/ Instagram Mahfud MD
Menkopolhukam Mahfud MD/ Instagram Mahfud MD

SinPo.id - Menkopolhukam Mahfud MD menegaskan aksi Siti Elina membuktikan paham radikalisme belum musnah dari bumi Indonesia. Siti Elina merupakan pelaku yang mencoba menerobos Istana Negara dan menodongkan senjata ke Paspampres.

"Kemarin ada seorang perempuan yang menerobos Istana negara dengan membawa pistol FN, Itu sebagai bukti bahwa radikalisme itu masih ada," Mahfud.

Oleh karena itu, perlu adanya lagi penguatan di masyarakat agar paham radikal tak kembali tumbuh. Di sini peran pelajar dan mahasiswa sangat penting. 

"Bahwa negara ini adalah karunia Tuhan Yang Maha Esa, yang telah memberikan kepada kita kesempatan untuk maju seperti sekarang," kata dia.

Mahfud juga menilai kampanye terkait Pancasila tetap harus terus dilakukan. Sehingga tak ada lagi celah untuk paham radikal untuk masuk.

"Nilai dasarnya adalah Pancasila sebagai kesepakatan bersama," tegasnya.sinpo

Komentar:
BONGKAR
Aplikasi Sinpo
POJOK SINPO
Koran Sin Po edisi 14 Januari 1939 menulis berita “Super Microscoop”. Laporan tekhnologi itu menyebutkan laboratorium Jtlectron-Optisch dari Siemens & Halske di Duitschland telah telah mengumumkan satu temuan tekhnologi yang mampu melihah micro-organisme dan benda micro-inorganisch yang disebut alat super-microscoop.
- Koran Sin Po
BERITATERPOPULER